HeaderRight Teknologi Nalar

Selasa, 20 Januari 2026

Sistem Pendukung Keputusan dalam Rekayasa Perangkat Lunak

Sistem Pendukung Keputusan dalam Rekayasa Perangkat Lunak

Konsep, perancangan, dan penerapan metode SAW, AHP, TOPSIS, dan Weighted Product dalam pengembangan sistem pendukung keputusan.

Sistem Pendukung Keputusan dalam RPL

Pendahuluan

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan salah satu aplikasi penting dalam rekayasa perangkat lunak yang dirancang untuk membantu pengambil keputusan dalam menghadapi permasalahan semi-terstruktur maupun tidak terstruktur. Dalam era digital, kebutuhan akan sistem yang mampu mengolah data dan memberikan rekomendasi secara objektif semakin meningkat.

Konsep Sistem Pendukung Keputusan

SPK adalah sistem berbasis komputer yang mengombinasikan data, model, dan antarmuka pengguna untuk mendukung proses pengambilan keputusan. Dalam konteks rekayasa perangkat lunak, SPK dikembangkan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian.

Rekayasa Perangkat Lunak pada SPK

Pengembangan SPK mengikuti prinsip rekayasa perangkat lunak seperti modularitas, maintainability, dan scalability. Metodologi yang umum digunakan antara lain waterfall, prototype, dan agile, tergantung pada kompleksitas sistem dan kebutuhan pengguna.

Metode SPK dalam Pengambilan Keputusan Multi-Kriteria

Metode Simple Additive Weighting (SAW)

Metode SAW merupakan salah satu metode paling sederhana dan banyak digunakan dalam SPK. Prinsipnya adalah menjumlahkan nilai terbobot dari setiap alternatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. SAW cocok digunakan pada sistem yang membutuhkan perhitungan cepat dan transparan.

Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

AHP menekankan pada pembobotan kriteria melalui perbandingan berpasangan. Metode ini sangat berguna ketika pengambilan keputusan melibatkan banyak kriteria dengan tingkat kepentingan yang berbeda.

Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS)

TOPSIS menentukan alternatif terbaik berdasarkan kedekatan dengan solusi ideal positif dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Metode ini sering digunakan dalam SPK yang membutuhkan akurasi tinggi.

Metode Weighted Product (WP)

Metode WP menggunakan perkalian untuk menghubungkan rating kriteria, di mana setiap kriteria dipangkatkan dengan bobotnya. WP efektif digunakan pada sistem yang menekankan rasio perbandingan antar alternatif.

Insight:

Pemilihan metode SPK yang tepat dalam rekayasa perangkat lunak sangat menentukan kualitas rekomendasi keputusan yang dihasilkan sistem.

Implementasi SPK dalam Berbagai Bidang

SPK banyak diterapkan dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dan bisnis. Contohnya adalah penentuan penerima bantuan sosial, pemilihan lokasi fasilitas kesehatan, dan seleksi pegawai.

Kesimpulan

Sistem Pendukung Keputusan merupakan bagian penting dalam rekayasa perangkat lunak modern. Dengan mengintegrasikan metode SAW, AHP, TOPSIS, dan WP, SPK mampu memberikan dukungan keputusan yang objektif, sistematis, dan berbasis data.

© 2026 Teknologi Nalar · Rekayasa Perangkat Lunak & Sistem Pendukung Keputusan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar